12 Soal (PG) Sistem, Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Parlementer & Jawaban
Soal Pilihan Ganda Sistem, Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Parlementer

1. Apa yang dimaksud dengan "Pemerintahan Dwikora" pada masa demokrasi parlementer?
A) Pemerintahan yang memberlakukan kebijakan ekonomi liberal
B) Pemerintahan yang memperkuat otoritas presiden
C) Pemerintahan yang membatasi kegiatan militer
D) Pemerintahan yang memberlakukan kebijakan agraria
Jawaban:
B) Pemerintahan yang memperkuat otoritas presiden
2. Bagaimana pengaruh "Konfrontasi Indonesia-Malaysia" terhadap sistem politik Indonesia pada masa demokrasi parlementer?
A) Meningkatkan popularitas pemerintahan
B) Meningkatkan ketegangan politik internal
C) Mendorong reformasi agraria
D) Memperkuat hubungan diplomatik dengan negara lain
Jawaban:
B) Meningkatkan ketegangan politik internal
3. Apa yang menjadi tujuan utama dari "Operasi Tuntas" pada masa demokrasi parlementer?
A) Pembersihan korupsi di kalangan birokrasi
B) Penindakan terhadap kegiatan komunis
C) Peningkatan produksi pertanian
D) Pemberian bantuan ekonomi kepada perusahaan swasta
Jawaban:
B) Penindakan terhadap kegiatan komunis
4. Apa yang dimaksud dengan "Tri Komando Rakyat" (Trikora) yang diumumkan oleh Soekarno?
A) Kampanye anti-komunis
B) Upaya merebut kembali Irian Barat
C) Peningkatan produksi pangan
D) Program pemberian bantuan sosial
Jawaban:
B) Upaya merebut kembali Irian Barat
5. Apa yang menjadi penyebab utama peristiwa "Gerakan 30 September" (G30S) pada masa demokrasi parlementer?
A) Kekhawatiran terhadap kudeta militer
B) Permintaan kenaikan upah bagi buruh
C) Tuntutan mahasiswa untuk reformasi politik
D) Ketegangan antara partai-partai politik
Jawaban:
A) Kekhawatiran terhadap kudeta militer
6. Bagaimana dampak "Operasi Keamanan" pada sistem politik Indonesia masa demokrasi parlementer?
A) Meningkatkan peran partai politik
B) Memperkuat pemerintahan otoriter
C) Mendorong reformasi agraria
D) Mengurangi pengaruh militer dalam politik
Jawaban:
B) Memperkuat pemerintahan otoriter
7. Apa yang dimaksud dengan "Piagam Jakarta" yang ditandatangani pada masa demokrasi parlementer?
A) Piagam yang mengatur kebijakan luar negeri
B) Piagam yang menyusun kerangka konstitusi negara
C) Piagam yang mengatur hubungan antara pemerintah pusat dan daerah
D) Piagam yang menetapkan kebijakan ekonomi
Jawaban:
C) Piagam yang mengatur hubungan antara pemerintah pusat dan daerah
8. Bagaimana pengaruh "Operasi Lidah" terhadap sistem politik Indonesia pada masa demokrasi parlementer?
A) Meningkatkan peran militer dalam politik
B) Mengurangi pengaruh partai politik
C) Memperkuat pemisahan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif
D) Mendorong kebijakan liberalisasi ekonomi
Jawaban:
A) Meningkatkan peran militer dalam politik
9. Apa yang menjadi tujuan utama dari "Operasi Gagak" yang dilakukan oleh pemerintah demokrasi parlementer?
A) Memperkuat kontrol terhadap media
B) Penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam pemerintahan
C) Penindakan terhadap kegiatan komunis
D) Penanggulangan bencana alam
Jawaban:
A) Memperkuat kontrol terhadap media
10. Bagaimana hubungan Indonesia dengan Blok Tidak Berpihak (Non-Aligned Movement) pada masa demokrasi parlementer?
A) Bergabung sebagai anggota aktif
B) Menolak untuk bergabung
C) Hubungan yang bersifat netral
D) Terlibat dalam konflik internal
Jawaban:
A) Bergabung sebagai anggota aktif
11. Apa yang menjadi dampak utama dari kebijakan "Pertanggungjawaban Pemerintah" pada ekonomi Indonesia masa demokrasi parlementer?
A) Penurunan pengangguran
B) Meningkatnya inflasi
C) Pertumbuhan ekonomi yang pesat
D) Peningkatan investasi asing langsung
Jawaban:
B) Meningkatnya inflasi
12. Apa yang dimaksud dengan "Pemerintahan Kabinet Ampera" pada masa demokrasi parlementer?
A) Pemerintahan koalisi dengan partai-partai Islam
B) Pemerintahan yang mengadopsi sistem presidensial
C) Pemerintahan yang mengadopsi sistem otoriter
D) Pemerintahan koalisi dengan partai-partai komunis
Jawaban:
A) Pemerintahan koalisi dengan partai-partai Islam